Info Sekolah
Minggu, 14 Apr 2024
  • Selamat Menunaikan Ibadah PUASA 1445 H
  • Selamat Menunaikan Ibadah PUASA 1445 H
24 Maret 2024

5 Amalan di Bulan Ramadan ala Rasulullah SAW, Seperti Apa?

Ming, 24 Maret 2024 Dibaca 160x

Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Alangkah baiknya bila dapat diisi dengan sejumlah amalan di bulan Ramadan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Melalui salah satu haditsnya, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa mulia dan berkahnya bulan Ramadan dibuktikan dari keadaan setan dan jin dibelenggu, pintu neraka ditutup, hingga pintu surga pun dibuka saat Ramadan tiba.

قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌمُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فَيْهِ أبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلًّ فَيْهَ الشَّيَاطَيْنُ فَيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ ألْفِ شَهْرٍ

Artinya: “Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.” (HR Ahmad)

Untuk memaksimalkan keutamaan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Sumenep Moh. Jatim menganjurkan 5 amalan di bulan Ramadan yang sangat diutamakan pengerjaaannya. Utamanya, amalan tersebut dicontohkan oleh Rasulullah SAW menurut keterangan hadits

5 Amalan di Bulan Ramadan yang Diutamakan
1. Membaca Al Quran
Moh. Jatim melalui laman resmi Pengadilan Agama Sumenep mengutip hadits yang dinarasikan oleh Ibnu Abbas RA. Hadits tersebut menceritakan kebiasaan Rasulullah SAW dalam membaca Al Quran di bulan Ramadan.

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

Artinya: “Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Quran bersamanya. (HR Bukhari).

2. Sedekah
Amalan di bulan Ramadan selanjutnya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah memperbanyak sedekah. Hal ini dibuktikan dari catatan hadits yang menyebut, kedermawanan Rasulullah semakin terlihat di bulan Ramadan.

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Artinya: “Nabi SAW adalah manusia yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin menjadi-jadi saat Ramadhan apalagi ketika Jibril menemuinya. Dan, Jibril menemuinya setiap malam bulan Ramadhan dia bertadarus Al Quran bersamanya. Maka, Rasulullah benar-benar sangat dermawan dengan kebaikan laksana angin yang berhembus,” (HR Bukhari).

Di samping itu, keutamaan bersedekah sendiri ditegaskan dalam firman Allah SWT surat Al Hadid ayat 18. Salah satu keutamaannya adalah diberikan pahala yang berlipat ganda.

3. Memberi makan orang lain untuk berbuka puasa
Selanjutnya, Moh. Jatim menyebut, memberi makan orang yang sedang berpuasa sebagai salah satu amalan utama di bulan Ramadan. Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam hadits berikut.

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Artinya: “Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang itu,” (HR At Tirmidzi, Ahmad, An Nasai, Al Baihaqi)

4. Memperbanyak doa
Bulan Ramadan adalah bulan di mana tiap muslim diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh. Dalam hadits yang dishahihkan oleh Imam Al Baihaqi disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda orang yang berpuasa doanya tidak akan tertolak.

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوم

Artinya: “Ada tiga manusia yang doa mereka tidak akan ditolak: (1) doa orang yang berpuasa sampai dia berbuka, (2) pemimpin yang adil, dan (3) doa orang teraniaya,” (HR At Tirmidzi dan Ibnu Hibban)

5. Salat malam atau qiyam Ramadan
Terakhir, amalan di bulan Ramadan yang dianjurkan pengerjaannya adalah salat malam atau qiyam Ramadan seperti salat tarawih dan witir. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW, orang yang melakukan salat malam di bulan Ramadan akan diampuni dosanya yang telah lalu.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang salat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ganjaran dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu,” (HR Bukhari dan Muslim)

Artikel Lainnya